ETIKA MEMBALAS DAN PENYEBARAN VIRUS

ETIKA MEMBALAS DAN PENYEBARAN VIRUS
     Dalam membalas email sebaiknya kita memperhatikan hal-hal berikut ini:
1. Hati - hati dengan pilihan REPLY ALL. pastikan hanya orang yang benar banear membutuhkan balasan yang mendapatkan email balasan anda.
2.Hati-hati ketika membalas email dalam sebuah daftar distribusi tidak semua orang ingin mendapatkan ucapan atau terima kasih 
3.Ubah Subjek email balasan jika anda menambah informasi pada sebuah email, mungkin akan lebih berguna jika anda mengubah subjek email, sesuai dengan isinya.






Virus komputer berpindah dari satu komputer ke komputer lain dengan cara menumpang pada program lainnya. Salah satu cara efektif yang dipakai oleh virus adalah dengan menumpang pada email. Email ini nantinya bisa menyebar ke ratusan atau bahkan ribuan email lain.
Email yang bervirus biasanya menyertakan sebuah file attachment yang akan menularkan pencegahan penularan virus ke komputer lokal apabila si penerima email membuka file attachment tersebut. Cara pencegahan penularan virus via file attachment masih tergolong mudah, yakni dengan cara memblokir file yang berpotensi mengandung virus .
Selain melalui file attachment, teknik penyebaran virus via email bisa juga memanfaatkan kemampuan pengiriman email dalam format HTML. Format HTML dalam pengiriman email memungkin seseorang mengirimkan gambar dan suara atau juga script lainnya.
Kemampuan ini lah yang sering di manfaatkan untuk mengirimkan script - script "jahat" yang bisa berbahaya bagi komputer kita.
Untuk menganggulangi teknik ini adalah dengan cara mengkonversi format HTML email ke plain text. Berikut caranya:
1.[Start]>[All Programs]>[Outlook Express].
2.Klik menu[Tools]>[Options...].
3.Klik Tab [Read]
4.Cek pada Checkbox [Read all massage in plain text].
5.Klik [OK]
Saat ini Anda akan menerima lagie-mail dalam format HTML. Semua pesan akan dikonversi secara otomatis menjadi teks murni (plain text).
Selamat menconba!
Salam, IT Support

Comments

Popular posts from this blog

APA ITU SELF-DEVELOPMENT?

SINOPSIS "JEMBATAN PENSIL"